Selasa, 29 November 2016 0 komentar

Magdeburg Water Bridge


Kadang-kadang tampaknya tidak ada yang baru tidak bisa datang dalam konstruksi jembatan. Semuanya telah diciptakan.Tapi ternyata, tidak semua.Ada jembatan yang indah, yang tidak naik bus dan kereta api, dan kapal, kapal curah dan kapal tongkang mengambang. Fiksi, menerjemahkan ke dalam realitas saluran air dari waktu kita - Magdeburg Water Bridge. Analog dari struktur ini ada di Eropa. Cerita bangunan ide untuk ini, untuk mengejutkan dunia, bangunan muncul di benak Jerman kembali pada tahun 1877. Idenya adalah bahwa mereka ingin menghubungkan saluran dan Mitteland Elba Havel, membangun Magdeburg Water Bridge. Untuk desain mulai 42 tahun kemudian. Dan 21 tahun kemudian ia mulai pembangunan jembatan. Tapi dua perang, maka pembagian Jerman menjadi Timur dan Barat, selama "Perang Dingin" untuk "membekukan" lokasi konstruksi selama bertahun-tahun. Itu hanya ketika Jerman bertemu kembali, pemerintah membuat keputusan untuk melanjutkan pembangunan objek strategis penting. Pada tahun 1997, proses bergerak maju.Sudah enam tahun, dan terbesar channel-jembatan di atas sungai Elbe, menyatukan mantan Barat dan Jerman Timur, dibangun. Pada bulan Oktober 2003, Magdeburg Water Bridge di Jerman dimasukkan ke dalam operasi, ia mulai mengambil tongkang pertama. Untuk pembangunan negara menghabiskan lebih dari 500 juta euro. Lebar kain dibangun air - 34 meter, dan kedalaman saluran - lebih dari 4 meter.
Magdeburg Water Bridge
Penampilan jembatan memainkan peran besar dalam navigasi darat di Jerman. Pergerakan curah kering disederhanakan, mereka tidak lagi harus menavigasi Elbe. Magdeburg Water Bridge menghubungkan pelabuhan Berlin dan situs industri dan pelabuhan di Rhine. Setelah semua, sebelum pembangunan saluran jembatan yang di kedua sisi dari Elbe dan, yang paling penting, lebih tinggi dari alirannya. Untuk berpindah dari satu saluran yang lain harus melaksanakan loop 12 kilometer dan dilakukan untuk mengantisipasi keturunan pada lift di sungai dan kenaikan saluran lain banyak waktu. Juga membawa biaya tinggi uang kelebihan beban tongkang karena kadar air rendah di sungai.
Magdeburg Water Bridge panjang 918 meter memecahkan masalah ini.Segmen, yang "hang" di atas panggung di atas sungai - 228 meter.Lebih banyak melewati tanah (690 meter) dari fantastis dilayari saluran air modernitas ini.Magdeburg tamu dan penduduk setempat melanjutkan hiking dan bersepeda yang dilengkapi dengan jembatan. Di sini Anda dapat memarkir mobil Anda dan mengunjungi museum, di mana itu akan menarik untuk melihat sejarah jembatan. Siapa yang ingin, dia bisa berjalan-jalan di satu-satunya angkat kapal di dunia, sementara di papan perahu kesenangan. Ketika melihat jembatan tidak bisa mengatakan bahwa itu indah. Dia pendek dan gempal, seperti pahlawan. Gedung yang sama menarik wisatawan?Bagi mereka yang menghargai proyek rekayasa, jembatan adalah implementasi teka-teki yang nyata. Berapa banyak harus perhitungan melek fisikawan dan insinyur untuk merancang sebuah jembatan unik yang dapat menahan berat tambahan dari kapal dimuat dan tongkang panjang 85 meter dan draft hingga 2 meter dan memiliki air di kanal!.

Konstruksi Cakar Ayam

Prof Dr Ir Sedijatmo tahun 1961 ketika sebagai pejabat PLN harus mendirikan 7 menara listrik tegangan tinggi di daerah rawa-rawa Ancol Jakarta. Dengan susah payah, 2 menara berhasil didirikan dengan sistem pondasi konvensional, sedangkan sisa yang 5 lagi masih terbengkelai. Menara ini untuk menyalurkan listrik dan pusat tenaga listrik di Tanjung Priok ke Gelanggang Olah Raga Senayan di mana akan diselenggarakan pesta olah raga Asian Games 1962.
Karena waktunya sangat mendesak, sedangkan sistem pondasi konvensional sangat sukar diterapkan di rawa-rawa tersebut, maka dicarilah sistem baru ,Lahirlah ide Ir Sedijatmo untuk mendirikan menara di atas pondasi yang terdiri dari plat beton yang didukung oleh pipa-pipa beton di bawahnya. Pipa dan plat itu melekat secara monolit (bersatu), dan mencengkeram tanah lembek secara meyakinkan.
Oleh Sedijatmo, hasil temuannya itu diberi nama sistem pondasi cakar ayam. Menara tersebut dapat diselesaikan tepat pada waktunya, dan tetap kukuh berdiri di daerah Ancol yang sekarang sudah menjadi ka wasan industri. Bagi daerah yang bertanah lembek, pondasi cakar ayam tidak hanya cocok untuk mendirikan gedung, tapi juga untuk membuat jalan dan landasan. Satu keuntungan lagi, sistem ini tidak memerlukan sistem drainase dan sambungan kembang susut.
  • Struktur

Pondasi cakar ayam terdiri dari plat beton bertulang yang relatif tipis yang didukung oleh buis-buis beton bertulang yang dipasang vertikal dan disatukan secara monolit dengan plat beton pada jarak 200–250 cm. Tebal pelat beton berkisar antara 10–20 cm, sedang pipa-buis beton bertulang berdiameter 120 cm, tebal 8 cm dan panjang berkisar 150–250 cm. Buis-buis beton ini gunanya untuk pengaku pelat. Dalam mendukung beban bangunan, pelat buis beton dan tanah yang terkurung di dalam pondasi bekerja sama, sehingga menciptakan suatu sistem komposit yang di dalam cara bekerjanya secara keseluruhan akan identik dengan pondasi rakit ralft foundation.
Mekanisme sistem podasi cakar alam dalam memikul beban dari hasil pengamatan adalah sebagai berikut: Bila diatas pelat bekerja beban titik, maka beban tersebut membuat pelat melendut. Lendutan ini menyebabkan buis-buis cakar ayam berotasi. Hasil pengamatan pada model menunjukkan rotasi cakar terbesar adalah pada cakar yang terletak di dekat beban. Rotasi cakar memobilisasi tekanan tanah lateral di belakang cakar-ayam dan merupakan momen yang melawan lendutan pelat. Dengan demikian, cara mengurangi lendutan pelat, semakin besar momen lawan cakar untuk melawan lendutan maka semakin besar reduksi lendutan. Momen lawan cakar dipengaruhi oleh dimensi cakar dan kondisi kepadatan (kuat geser) tanah disekitar cakar,yaitu semakin panjang (dan juga lebar) cakar, maka semakin besar momen lawan terhadap lendutan pelat yang dapat diperoleh.
Banyak bangunan yang telah menggunakan sistem yang di ciptakan oleh Prof Sedijatmo ini, antara lain: ratusan menara PLN tegangan tinggi, hangar pesawat terbang dengan bentangan 64 m di Jakarta dan Surabaya, antara runway dan taxi way serta apron di Bandara Sukarno-Hatta Jakarta, jalan akses Pluit-Cengkareng, pabrik pupuk di Surabaya, kolam renang dan tribune di Samarinda, jalan tol palembang-indralaya, dan ratusan bangunan gedung bertingkat di berbagai kota.
Sistem pondasi cakar ayam ini telah pula dikenal di banyak negara, bahkan telah mendapat pengakuan paten internasional di 40 negara, yaitu: Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, India, RRC, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Arab Saudi, Bahrain, Srilanka, Brazil, Qatar, Uni Soviet, Burma, Mesir, Afrika Selatan, Portugal, Spanyol, Argentina, Cile, Australia, Brunei Darussalam, Selandia Baru, Maroko, Jerman Barat, Jerman Timur, Inggris, Prancis, Italia, Belgia, Kanada, Amerika Serikat, Jerman Barat, Belanda; dan Denmark.